Jangan Keliru! Marketplace dan E-commerce itu Beda

perbedaan marketplace dan ecommerce
Marketplace dan ecommerce tidak sama. Keduanya memiliki fungsi beda, kalau marketplace penyedia jual beli dan ecommerce itu situs bisnisnya.

Dukref News – Ketahui bahwa perkembangan digital saat ini sangatlah pesat. Apapun bisa dilakukan dengan mudah dan cepat secara online. Entah itu berkaitan dengan pemesanan barang, transportasi, pengiriman, ataupun pembelian barang, semua bisa dilakukan secara mudah lewat jasa aplikasi seperti e-commerce dan marketplace.

Kedua platform ini rasanya sudah sangat tak asing lagi ditelinga kita karena hampir semua orang menggunakannya. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum begitu paham perbedaan e-commers dan juga marketplace. Untuk itu Dukref Production akan menjelaskan perbedaannya, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian E-commerce & Marketplace

E-commerce sebenarnya adalah tempat untuk orang-orang berbisnis secara online dengan mengandalkan website. Di platform seperti e-commers ini dibuat secara eksklusif yang bisa dikelola oleh brand atau merek itu sendiri tanpa adanya campur tangan dari pihak ketiga.

Sedangkan marketplace, adalah sebuah layanan yang diberikan kepada pihak ketiga yang berfungsi sebagai perantara antara si penjual dan pembeli. Sebenernya platform ini sama seperti dengan pasar, hanya yang membedakan adalah transaksinya. Jika pasar pada umumnya melakukan transaksi secara langsung, pada platform marketplace ini semua transaksi dilakukan secara online.

Perbedaan E-commers & Marketplace

1. Media komunikasi yang digunakan

Dalam penjualan komunikasi sangatlah dibutuhkan, dan untuk menjalin komunikasi yang baik tentu dibutuhkan sebuah media yang mendukung. Dengan begitu, komunikasi antara si penjual dan pembeli pun akan lebih mudah. Nah pada platform e-commers terdapat beberapa fitur yang bisa digunakan untuk komunikasi seperti fitur message dalam website, link tautan Telegram, Line, Whatsapp, dan lain-lainnya. Dan semua itu bisa digunakan oleh para pembeli atau customer yang ingin menghubungi toko penjualnya.

Berbeda dengan marketplace, dimana media komunikasi yang tersedia itu lebih terbatas. Pada platform marketplace semua media komunikasi telah tersedia, jadi para pembeli dan penjual hanya bisa berkomunikasi melalui media yang telah disediakan. Hal ini dilakukan supaya mencegah adanya transaksi-transaksi yang dilakukan di luar marketplace.

2. Teknis dan biaya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa e-commers memang dibuat khusus untuk brand atau merek tersendiri. Dan untuk mengelolanya, e-commers membutuhkan website developer. Berbeda dengan marketplace, dimana para penggunanya tak perlu mengeluarkan biaya apapun. Di platform ini telah tersedia tempat posting, yang bisa digunakan dengan bebas untuk mengupload berbagai produk, stok, deskripsi, cara pemesanan, sampai pembayaran semua telah tersedia di marketplace.

Baca Juga: Keuntungan Menggunakan Marketplace Untuk Bisnis

3. Jenis produk

Jenis produk yang dijual pada e-commers adalah produk-produk dengan brand ataupun merek yang sama. Berbeda dengan marketplace, pada platform ini produk yang dijual lebih beragam, baik itu produk, brand, hingga jasa. Jadi jika kalian ingin menjual ragam produk dari berbagai merek marketplace sangat cocok menjadi pilihan.

4. Penjualan

Karena produk yang dijualkan pada e-commers itu hanya satu brand saja, biasanya siapapun yang datang ke website mereka itu karena memang memiliki ketertarikan untuk membeli produk tersebut. Berbeda pada marketplace, meskipun pengunjungnya tinggi, bukan berarti penjualannya juga akan tinggi. Hal ini disebabkan akibat banyaknya penjual barang maupun jasa yang sama pada satu tempat, sehingga persaingan biasanya jauh lebih tinggi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.